SKK Migas Targetkan Investasi di Sektor Hulu Migas Bisa Capai Sebesar 16,1 Miliar Dolar AS pada Tahun 2024

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 20 Juni 2024 - 10:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Deputi Keuangan dan Komersialisasi SKK Migas Kurnia Chairi. (Dok. Skkmigas.go.id)

Deputi Keuangan dan Komersialisasi SKK Migas Kurnia Chairi. (Dok. Skkmigas.go.id)

MINERGI.COM – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menargetkan investasi di sektor hulu migas bisa mencapai 16,1 miliar dolar AS pada tahun ini.

Atau meningkat sekitar 18 persen dari realisasi 2023 yang sebesar 13,7 miliar dolar AS.

Investasi di sektor migas telah mengalami tren yang membaik sejalan dengan dukungan insentif oleh pemerintah, baik berupa insentif fiskal maupun nonfiskal.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Merujuk pada data 2023, investasi pada sektor migas mampu meningkat 13 persen menjadi 13,7 miliar dolar AS di tengah peralihan industri dari energi fosil ke energi terbarukan.

SKK Migas optimistis kinerja tersebut menunjukkan potensi yang positif dari sektor migas.

Potensi itu membuat pihaknya menargetkan jumlah aktivitas pengeboran dapat mencapai 799 sumur pada tahun ini dari 322 sumur pada 2019.

Deputi Keuangan dan Komersialisasi SKK Migas Kurnia Chairi menyampaikan hal itu saat ditemui di Forum Gas Bumi 2024 di Bandung, Jawa Barat, Rabu (19/6/2024)

“Tahun 2024 sebenarnya kami pasang target awal hampir 17 miliar dolar AS.”

“Tapi, proyeksi kami sampai saat ini minimal bisa 15-16 miliar dolar AS,” kata Kurnia Chairi.

“Ini menunjukkan appetite kita untuk berinvestasi di hulu migas ini masih sangat tinggi,” tutur dia.

Sebelumnya, Hudi D. Suryodipuro dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (13/6/2024), mengatakan perbaikan sistem fiskal dan perpajakan yang diberikan oleh pemerintah berdampak positif.

Kepala Divisi Program dan Komunikasi Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas (SKK Migas) itu menyebut terjadi peningkatan nilai daya saing investasi hulu migas Indonesia.

Dari nilai 4,75 pada 2020 menjadi 5,30 pada awal 2024, menurut Lembaga Pemeringkat Internasional Standard & Poor’s (S&P).

Peningkatan investasi juga berdampak positif pada kegiatan eksplorasi, nilai investasi eksplorasi hulu migas naik dari 0,54 miliar dolar AS pada 2020 menjadi 0,93 miliar dolar AS pada 2023.

Kenaikan itu berkontribusi pada penemuan sumber gas seperti di Geng North dan Layaran, yang termasuk dalam lima penemuan terbesar dunia pada 2023.

“Dengan adanya temuan-temuan cadangan besar (giant discovery) tersebut di tahun 2023 dan juga di tahun 2024 pada sumur Tangkulo-1 di WK (Wilayah Kerja) South Andaman sebesar 2 TCF.”

“SKK Migas berkomitmen untuk mendorong percepatan proses on stream temuan-temuan tersebut, memastikan bahwa mereka dapat segera berkontribusi pada produksi migas nasional secepat mungkin,” tuturnya.

Untuk menjaga momentum positif tersebut, SKK Migas terus mengevaluasi terhadap rencana jangka panjang dan melaksanakan berbagai upaya percepatan proses.***

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Infoekbis.com dan Harianinvestor.com

Jangan lewatkan juga menyimak berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media 062.live dan Apakabarjateng.com

Sedangkan untuk publikasi press release di media ini atau serentak di puluhan media lainnya, klik Rilisbisnis.com (khusus media ekbis) dan Jasasiaranpers.com (media nasional)

WhatsApp Center: 085315557788, 087815557788, 08111157788.

Pastikan download aplikasi portal berita Hallo.id di Playstore (android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik.

Berita Terkait

Investasi Migas Baru: Rp37 Miliar di Blok Perkasa, Cadangan 228 Juta Barel dan 1,3 TCF Gas
Tiga Prestasi Besar Pertamina Drilling di Ajang TOP GRC Awards 2025
Produksi Minyak PHR Zona 4 Capai 30 Ribu Barel, Tertinggi Sejak 2021
Efisiensi Batch Drilling Adera Field: Produksi Minyak 2.045 BOPD
Konsumsi BBM Non-Subsidi Naik Tajam, Pasokan SPBU Terganggu
Empat Anugerah OSH Asia 2025 Jadi Bukti Transformasi Keselamatan Pertamina
PHR Raih Penghargaan Internasional Berkat Inovasi Alat Thorped
Investasi SDM Maritim Elnusa Jadi Fondasi Keberlanjutan Industri Energi

Berita Terkait

Jumat, 12 September 2025 - 14:21 WIB

Investasi Migas Baru: Rp37 Miliar di Blok Perkasa, Cadangan 228 Juta Barel dan 1,3 TCF Gas

Rabu, 10 September 2025 - 10:59 WIB

Tiga Prestasi Besar Pertamina Drilling di Ajang TOP GRC Awards 2025

Selasa, 9 September 2025 - 09:12 WIB

Produksi Minyak PHR Zona 4 Capai 30 Ribu Barel, Tertinggi Sejak 2021

Minggu, 7 September 2025 - 15:05 WIB

Efisiensi Batch Drilling Adera Field: Produksi Minyak 2.045 BOPD

Kamis, 4 September 2025 - 11:20 WIB

Konsumsi BBM Non-Subsidi Naik Tajam, Pasokan SPBU Terganggu

Kamis, 4 September 2025 - 07:51 WIB

Empat Anugerah OSH Asia 2025 Jadi Bukti Transformasi Keselamatan Pertamina

Senin, 1 September 2025 - 15:27 WIB

PHR Raih Penghargaan Internasional Berkat Inovasi Alat Thorped

Senin, 1 September 2025 - 07:29 WIB

Investasi SDM Maritim Elnusa Jadi Fondasi Keberlanjutan Industri Energi

Berita Terbaru