PGN Pulihkan Pasokan Gas Industri, Operasional Nasional Kembali Normal

Distribusi gas bumi PGN telah pulih 100 persen setelah kendala pasokan, memastikan industri kembali beroperasi normal serta mendukung agenda transisi energi nasional

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 25 Agustus 2025 - 14:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pipa distribusi gas PGN kembali normal setelah kendala pasokan berhasil diatasi. (Dok. pgnlng.co.id)

Pipa distribusi gas PGN kembali normal setelah kendala pasokan berhasil diatasi. (Dok. pgnlng.co.id)

APAKAH industri bisa kembali bernapas lega setelah sempat dibayangi keterbatasan energi? Jawabannya kini jelas, pasokan gas bumi sudah kembali mengalir penuh.

PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) memastikan distribusi gas untuk pelanggan industri sudah sepenuhnya normal.

Setelah sempat terganggu, penyaluran energi vital ini kini mencapai pemulihan 100 persen.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman, menjelaskan bahwa normalisasi mulai terlihat sejak pertengahan Agustus 2025.

Dengan kondisi tersebut, tidak ada lagi pembatasan pasokan yang sebelumnya dialami pelanggan industri.

Pemulihan Pasokan Didukung Mekanisme Suplai Gas Nasional

Menurut Fajriyah, ketersediaan energi bisa kembali stabil berkat dukungan pemerintah melalui tambahan suplai gas.

Salah satunya adalah mekanisme gas swap dari Natuna yang ikut menjaga kontinuitas distribusi.

Selain itu, optimalisasi pasokan gas dan gas alam cair (LNG) juga menjadi bagian dari strategi pemulihan.

Kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan memperkuat ketahanan distribusi energi di tengah kebutuhan industri yang terus meningkat.

“PGN senantiasa berkomitmen mengupayakan pemenuhan kebutuhan energi gas bumi dengan optimal,” ujar Fajriyah dalam keterangan resmi, Senin (25/8/2025).

Pelanggan Industri Kembali Dukung Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Dengan normalisasi pasokan gas, kegiatan operasional pelanggan industri dapat kembali berjalan tanpa hambatan.

Hal ini penting untuk menjaga produktivitas sekaligus memastikan kontribusi sektor energi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Fajriyah menegaskan bahwa pemulihan distribusi gas bumi memberikan ruang bagi pelanggan industri untuk lebih fokus pada keberlanjutan bisnis.

Pada saat yang sama, PGN dapat menjaga konsistensi dalam mendukung agenda pembangunan energi nasional.

“Dengan kondisi penyaluran gas yang sudah normal, kami dapat semakin fokus mendukung kegiatan operasional pelanggan serta menjaga kontribusi gas bumi dalam menggerakkan pertumbuhan ekonomi nasional,” lanjut Fajriyah.

Apresiasi Kepada Pelanggan Atas Dukungan Selama Pemulihan

PGN mengapresiasi peran serta pelanggan industri yang tetap memberikan dukungan selama masa pemulihan.

Menurut Fajriyah, komunikasi yang baik, koordinasi cepat, dan loyalitas pelanggan menjadi faktor penting dalam menjaga keandalan distribusi.

Kondisi ini sekaligus mencerminkan pentingnya sinergi antara penyedia energi dan pengguna dalam menghadapi tantangan pasokan.

Dengan dukungan bersama, keberlanjutan distribusi energi dapat dijaga bahkan dalam situasi penuh ketidakpastian.

PGN menyatakan bahwa ke depan, perusahaan akan terus memperkuat infrastruktur dan layanan agar distribusi energi gas bumi semakin tangguh, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.

Komitmen Transisi Energi Menuju Net Zero Emission 2060

Langkah memperkuat pasokan gas bumi bukan hanya soal menjaga suplai energi untuk industri, tetapi juga menjadi bagian dari agenda besar transisi energi nasional.

Gas bumi selama ini dikenal sebagai energi yang lebih ramah lingkungan dibandingkan sumber fosil lainnya, sehingga keberlanjutan distribusinya sejalan dengan target pemerintah mencapai Net Zero Emission pada 2060.

Fajriyah menegaskan bahwa upaya penguatan infrastruktur dan layanan menjadi bukti keseriusan PGN dalam mendukung kebijakan energi nasional.

Melalui strategi ini, perusahaan berharap bisa berkontribusi terhadap pengurangan emisi karbon sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

Sebelumnya, pasokan gas PGN sempat mengalami keterbatasan sehingga mengganggu aktivitas industri.

Namun, dengan pemulihan penuh yang sudah tercapai, kondisi tersebut kini dapat dipastikan telah teratasi sepenuhnya.****

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Infotelko.com dan Infoekonomi.com.

Simak juga berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media 23jam.com dan Haiidn.com.

Informasi nasional dari pers daerah dapat dimonitor langsumg dari portal berita Hallotangsel.com dan Haisumatera.com.

Untuk mengikuti perkembangan berita nasional, bisinis dan internasional dalam bahasa Inggris, silahkan simak portal berita Indo24hours.com dan 01post.com.

Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News. Terima kasih.

Kami juga melayani Jasa Siaran Pers atau publikasi press release di lebih dari 175an media, silahkan klik Persrilis.com

Sedangkan untuk publikasi press release serentak di media mainstream (media arus utama) atau Tier Pertama, silahkan klik Publikasi Media Mainstream.

Indonesia Media Circle (IMC) juga melayani kebutuhan untuk bulk order publications (ribuan link publikasi press release) untuk manajemen reputasi: kampanye, pemulihan nama baik, atau kepentingan lainnya.

Untuk informasi, dapat menghubungi WhatsApp Center Pusat Siaran Pers Indonesia (PSPI): 085315557788, 087815557788.

Dapatkan beragam berita dan informasi terkini dari berbagai portal berita melalui saluran WhatsApp Sapulangit Media Center

Berita Terkait

Investasi Migas Baru: Rp37 Miliar di Blok Perkasa, Cadangan 228 Juta Barel dan 1,3 TCF Gas
Tiga Prestasi Besar Pertamina Drilling di Ajang TOP GRC Awards 2025
Produksi Minyak PHR Zona 4 Capai 30 Ribu Barel, Tertinggi Sejak 2021
Efisiensi Batch Drilling Adera Field: Produksi Minyak 2.045 BOPD
Konsumsi BBM Non-Subsidi Naik Tajam, Pasokan SPBU Terganggu
Empat Anugerah OSH Asia 2025 Jadi Bukti Transformasi Keselamatan Pertamina
PHR Raih Penghargaan Internasional Berkat Inovasi Alat Thorped
Investasi SDM Maritim Elnusa Jadi Fondasi Keberlanjutan Industri Energi

Berita Terkait

Jumat, 12 September 2025 - 14:21 WIB

Investasi Migas Baru: Rp37 Miliar di Blok Perkasa, Cadangan 228 Juta Barel dan 1,3 TCF Gas

Rabu, 10 September 2025 - 10:59 WIB

Tiga Prestasi Besar Pertamina Drilling di Ajang TOP GRC Awards 2025

Selasa, 9 September 2025 - 09:12 WIB

Produksi Minyak PHR Zona 4 Capai 30 Ribu Barel, Tertinggi Sejak 2021

Minggu, 7 September 2025 - 15:05 WIB

Efisiensi Batch Drilling Adera Field: Produksi Minyak 2.045 BOPD

Kamis, 4 September 2025 - 11:20 WIB

Konsumsi BBM Non-Subsidi Naik Tajam, Pasokan SPBU Terganggu

Kamis, 4 September 2025 - 07:51 WIB

Empat Anugerah OSH Asia 2025 Jadi Bukti Transformasi Keselamatan Pertamina

Senin, 1 September 2025 - 15:27 WIB

PHR Raih Penghargaan Internasional Berkat Inovasi Alat Thorped

Senin, 1 September 2025 - 07:29 WIB

Investasi SDM Maritim Elnusa Jadi Fondasi Keberlanjutan Industri Energi

Berita Terbaru