Soal Penyertaan Modal Negara yang Diberikan kepada BUMN Sakit, Menteri Erick Thohir Beri Tanggapan

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 5 Juli 2024 - 22:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir. (Dok. bumn.go.id)

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir. (Dok. bumn.go.id)

MINERGI.COM – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menanggapi masalah Penyertaan Modal Negara (PNM) yang diberikan kepada BUMN sakit.

Diketahui, dari 17 perusahaan yang akan mendapat PMN tahun anggaran 2024, terdapat tiga BUMN yang memiliki masalah keuangan.

Seperti PT Varuna Tirta Prakasya (Persero) yang menjadi pasien PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA).

Juga PT Bio Farma (Persero) dan Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) yang sedang dalam penyelidikan terkait dugaan korupsi.

Varuna dan Bio Farma mendapat PMN non tunai berupa barang milik negara (BMN) masing-masing senilai Rp24,12 miliar dan Rp68 miliar

Sementara LPEI malah mendapat PMN tunai sebesar Rp5 triliun.

Erick Thohir mengatakan, pemberian PMN terhadap BUMB yang sakit bertujuan untuk menjalani penugasan, memperkuat modal serta restrukturisasi.

“Periksa dulu BUMN yang mana. Ingat, waktu saya ketemu dengan Komisi VI itu jelas.”

“Hampir 70 persen BUMN yang disuntik itu karena penugasan, ada juga restrukturisasi,” kata Erick di Jakarta, Jumat (5/7/2024).

Erick mengatakan, pihaknya bersinergi dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam membagi kewenangan pemberian modal BUMN.

Pasalnya, tidak semua perusahaan negara dikelola oleh Kementerian BUMN, salah satunya adalah Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI).

Rilisbisnis.com mendukung program publikasi press release di media khusus ekonomi & bisnis untuk memulihankan citra yang kurang baik ataupun untuk meningkatan reputasi para pebisnis/entrepreneur, korporasi, institusi ataupun merek/brand produk.

“Kemarin saya dengan Ibu Sri Mulyani juga bersepakat bagaimana kita juga memetakan mana BUMN yang ada di bawah Ibu Sri Mulyani, mana BUMN yang di bawah Kementerian Keuangan,” kata Erick.

Lebih lanjut, Erick memaklumi bila setiap BUMN selalu dikaitkan dengan Kementerian BUMN.

Menurut Erick, ini menjadi masukan untuk melakukan perbaikan-perbaikan.

“Kadang-kadang begitu bilang BUMN, langsung ke Kementerian BUMN.”

“Tetapi itu menjadi bagian bagaimana kita dengan Menteri Keuangan selalu bekerja sama untuk melakukan perbaikan-perbaikan,” ucapnya.***

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Duniaenergi.com dan Infomaritim.com

Jangan lewatkan juga menyimak berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Haiupdate.com dan Infoups.com

Sedangkan untuk publikasi press release di media ini atau serentak di puluhan media lainnya, klik Rilisbisnis.com (khusus media ekbis) dan Jasasiaranpers.com (media nasional)
WhatsApp Center: 08531555778808781555778808111157788.

Pastikan download aplikasi portal berita Hallo.id di Playstore (android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik.

 

 

Berita Terkait

Kami Mengucapkan Selamat Bertugas Sukses Selalu untuk Wakil Menteri Investasi RI Yuliot Tanjung
Mentan – Wamentan Kompak Wujudkan Indonesia Swasembada Pangan untuk Perkuat Ketahanan Pangan
Dalam 33 Hari, Total Volume Transaksi Jakarta Fair Kemayoran 2024 Tembus Mencapai Rp7,5 Triliun
Perum Damri Ungkap Alokasi Dana PMN Rp1 Triliun, Termasuk Pengadaan Bus Listrik Senilai Rp510 Miliar
Bangun 2 Kapal Tanker LPG Raksasa, PT Pertamina International Shipping Gandeng BGN Group
Mampu Bersaing di Pasar Global, PT PAL Indonesia Raih Penjualan Produk Defense Sebesar Rp3,14 Triliun
Platform Marketplace Tokopedia dan TikTok Shop Bergabung, Perusahaan Mulai Melakukan Restrukturisasi
Beberapa Rute dan Hari Tertentu, PT Garuda Indonesia Turunkan Harga Tiket Pesawat Domestik
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juli 2024 - 19:11 WIB

Kami Mengucapkan Selamat Bertugas Sukses Selalu untuk Wakil Menteri Investasi RI Yuliot Tanjung

Sabtu, 20 Juli 2024 - 10:42 WIB

Mentan – Wamentan Kompak Wujudkan Indonesia Swasembada Pangan untuk Perkuat Ketahanan Pangan

Senin, 15 Juli 2024 - 09:25 WIB

Dalam 33 Hari, Total Volume Transaksi Jakarta Fair Kemayoran 2024 Tembus Mencapai Rp7,5 Triliun

Sabtu, 13 Juli 2024 - 09:09 WIB

Perum Damri Ungkap Alokasi Dana PMN Rp1 Triliun, Termasuk Pengadaan Bus Listrik Senilai Rp510 Miliar

Sabtu, 6 Juli 2024 - 16:02 WIB

Bangun 2 Kapal Tanker LPG Raksasa, PT Pertamina International Shipping Gandeng BGN Group

Jumat, 5 Juli 2024 - 22:06 WIB

Soal Penyertaan Modal Negara yang Diberikan kepada BUMN Sakit, Menteri Erick Thohir Beri Tanggapan

Kamis, 4 Juli 2024 - 11:16 WIB

Mampu Bersaing di Pasar Global, PT PAL Indonesia Raih Penjualan Produk Defense Sebesar Rp3,14 Triliun

Kamis, 4 Juli 2024 - 09:35 WIB

Platform Marketplace Tokopedia dan TikTok Shop Bergabung, Perusahaan Mulai Melakukan Restrukturisasi

Berita Terbaru