MINERGI.COM – Mantan Menteri Pendayagunaan BUMN Tanri Abeng yang meninggal dunia pada Minggu dini hari pukul 02.36 WIB merupakan putra terbaik yang dimiliki Indonesia.
Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengatakan hal tersebut di Jakarta, Minggu (23/6/2024).
“Almarhum putra terbaik bangsa,” kata Bahlil saat berkunjung ke rumah duka Tanri Abeng.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menilai, Mantan Menteri Pendayagunaan BUMN pada masa Presiden Soeharto dan BJ Habibie itu merupakan sosok yang cerdas karena pemahaman akademiknya.
Selain itu menurut dia, Tanri Abeng bukan tokoh yang diskriminatif yang memandang seseorang dari jabatannya.
“Almarhum ini pemahaman akademiknya luar biasa, terkenal dengan manajer Rp1 miliar.”
“Dan satu sisi beliau itu kalau bergaul tidak memandang anak dari mana, jabatannya apa,” kata Bahlil.
Baca Juga:
China Dental Show 2026 Hadirkan Inovasi Kedokteran Gigi yang Lebih Cerdas
LX Pantos Perkuat Komitmen ESG Global melalui Laporan Keberlanjutan 2026
Lebih lanjut, ia mengatakan sosok Tanri Abeng merupakan senior yang sering membantunya ketika masih menjadi aktivis.
Bahlil mengakui banyak berkomunikasi dengan Tanri Abeng baik saat beliau menjabat sebagai menteri maupun setelahnya.
“Sering kami sebagai juniornya masih terus berkomunikasi sekalipun via telepon, ” katanya.
Mantan Menteri Pendayagunaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Tanri Abeng meninggal dunia setelah dirawat di RS Medistra.
Baca Juga:
ThinkPalm dan Singapore Polytechnic Kembangkan IIoT Berkelanjutan bagi UKM dan Perusahaan Rintisan
Tanri Abeng adalah Menteri Pendayagunaan BUMN yang ditunjuk oleh Presiden ke-2 RI Soeharto pada 1998.
Pria asal Sulawesi ini kemudian melanjutkan jabatannya sebagai Menteri Negara Pendayagunaan BUMN di era Presiden BJ Habibie.
Setelah menjadi menteri, Tanri banyak berkiprah sebagai komisaris di berbagai perusahaan BUMN.
Antara lain pernah menjadi Komisaris Utama PT Telkom Indonesia, Komisaris Utama PT Pertamina Persero, dan Komisaris Utama PT Bio Farma.
Pada 2011, Tanri mendirikan Universitas Tanri Abeng di Jakarta Selatan.
Rencananya, jenazah akan disemayamkan di rumah duka di kawasan Simprug Golf, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan pada Minggu (23/6/2024).***
Baca Juga:
Dari Kertas Xuan hingga Desa Xidi, Rombongan Diplomat Menjelajahi Warisan Budaya Anhui
Changhong Gandeng Ikon Pop Indonesia Rossa untuk Memperkuat Jangkauan di Pasar Indonesia
Coolita Luncurkan FAST Media Alliance Pertama di Indonesia Bersama Sejumlah Stasiun TV Terkemuka











