Jika Harga Minyak Dunia Naik, Pemerintah Hadapi Tekanan Besar Anggaran Energi dan Stabilitas Ekonomi

Avatar photo

- Pewarta

Selasa, 8 Oktober 2024 - 11:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri ESDM Bahlil Lahaladia (Facbook.com @Bahlil Lahadalia)

Menteri ESDM Bahlil Lahaladia (Facbook.com @Bahlil Lahadalia)

MINERGI.COM – Selama harga minyak dunia tidak melebihi batas yang diperhitungkan APBN, dampaknya tidak akan terasa terlalu signifikan bagi perekonomian Indonesia.

Namun, jika harga minyak dunia naik tajam, pemerintah perlu menghadapi tekanan besar pada anggaran energi dan stabilitas ekonomi.

Jika terjadi kenaikan harga minyak dunia akibat perang, maka beban APBN akan semakin besar karena Indonesia harus membeli minyak dengan harga internasional.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyampaikan hal itu saat Penganugerahan Penghargaan Keselamatan Migas Tahun 2024 di Jakarta, Senin (7/10/2024) malam.

“Kalau sampai dengan harga masih dalam batas APBN, itu nggak ada pengaruh, artinya kalau perang terjadi dan harga minyak dunia tidak bergerak itu nggak apa-apa.”

“Tapi kalau perang terjadi kemudian harga minyak dunia naik, itu berdampak pada perekonomian dan beban keuangan APBN kita,” terang Bahlil.

Indonesia Bergantung pada Impor Mnyak Sebesar 900 ribu hingga 1 Juta Barel Per Hari

Menurut Bahlil Lahadalia, harga minyak dunia memiliki dampak besar terhadap ekonomi dan pengelolaan keuangan negara.

Apalagi Indonesia masih bergantung pada impor minyak sebesar 900 ribu hingga 1 juta barel per hari.

“Karena kita kan masih impornya kurang lebih sekitar 900 sampai 1 juta barel per day, dan impor memakai harga dunia,” kata Bahlil.

Di sisi lain, jika harga minyak dunia turun, Indonesia bisa mendapatkan keuntungan.

Karena pengeluaran subsidi energi akan berkurang, membantu mengurangi beban anggaran negara.

Penurunan harga minyak akan memberikan dampak positif bagi kestabilan fiskal, dengan subsidi energi yang lebih ringan.

Bahlil Lahadalia Ajak Berdoa agar Harga Minyak Dunia Tidak Terkoreksi

Bahlil Lahadalia berharap harga minyak dunia tak terkoreksi akibat perang di Timur Tengah, karena dapat berimbas negatif pada anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN).

Dia berharap situasi perang global tidak memicu lonjakan harga minyak yang berlebihan, agar dampaknya terhadap APBN dan ekonomi Indonesia tetap terkendali.

Lebih lanjut, Bahlil mengajak semua pihak untuk berdoa agar harga minyak tetap stabil dan tidak terkoreksi secara signifikan dalam waktu dekat.

“Makanya kita berdoa agar harga minyak dunia tidak terkoreksi, karena kalau itu terjadi maka pasti akan membebani APBN kita,” kata Bahlil.

“Jadi kita doakan lah mudah-mudahan, tidak terjadi (koreksi harga),” katanya.***

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Infoekbis.com dan Pangannews.com

Jangan lewatkan juga menyimak berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Bogorterkini.com dan Hallopresiden.com

Sedangkan untuk publikasi press release serentak di puluhan media lainnya, klik Rilisbisnis.com (khusus media ekbis) dan Jasasiaranpers.com (media nasional)

Atau hubungi langsung WhatsApp Center Rilispers.com (Pusat Siaran Pers Indonesia /PSPI): 085315557788, 087815557788, 08111157788.

Klik Persrilis.com untuk menerbitkan press release di portal berita ini, atau pun secara serentak di puluhan, ratusan, bahkan 1.000+ jaringan media online.

Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News. Terima kasih.

Berita Terkait

Integrasi Jaringan PR Newswire – PSPI Tingkatkan Efisiensi Distribusi Pers Rilis Klien ke Media Indonesia
Waspada Modus Penipuan Lowongan Pekerjaan Mengatasnamakan PT Sumbawa Timur Mining
Prospek IHSG Tetap Positif, Target 12 Bulan ke Depan 8.281
Galeri Foto Pers Jadi Strategi Komunikasi Visual Perusahaan Modern
BUMI Resources Tbk Catat Kinerja Menurun, Investor Asing Masih Melihat Potensi Jangka Panjang
Danantara Jembatani Sinergi PGE dan PLN, Dorong 19 Proyek Energi Panas Bumi
Energi dari Amerika: Manuver Baru Indonesia untuk Kuasai Jalur Pasok Global
Steve Forbes Undang Prabowo Jadi Keynote Speaker CEO Global Conference

Berita Terkait

Jumat, 21 November 2025 - 09:45 WIB

Integrasi Jaringan PR Newswire – PSPI Tingkatkan Efisiensi Distribusi Pers Rilis Klien ke Media Indonesia

Senin, 22 September 2025 - 16:04 WIB

Waspada Modus Penipuan Lowongan Pekerjaan Mengatasnamakan PT Sumbawa Timur Mining

Sabtu, 13 September 2025 - 12:23 WIB

Prospek IHSG Tetap Positif, Target 12 Bulan ke Depan 8.281

Senin, 25 Agustus 2025 - 11:18 WIB

Galeri Foto Pers Jadi Strategi Komunikasi Visual Perusahaan Modern

Selasa, 19 Agustus 2025 - 09:49 WIB

BUMI Resources Tbk Catat Kinerja Menurun, Investor Asing Masih Melihat Potensi Jangka Panjang

Rabu, 6 Agustus 2025 - 14:34 WIB

Danantara Jembatani Sinergi PGE dan PLN, Dorong 19 Proyek Energi Panas Bumi

Selasa, 29 Juli 2025 - 07:43 WIB

Energi dari Amerika: Manuver Baru Indonesia untuk Kuasai Jalur Pasok Global

Sabtu, 26 Juli 2025 - 09:07 WIB

Steve Forbes Undang Prabowo Jadi Keynote Speaker CEO Global Conference

Berita Terbaru