Melesat 22 Posisi, Huasun Tercantum pada Peringkat Ke-12 dalam Daftar “World’s Top GreenTech Companies 2026” versi TIME Berkat Kepercayaan Pasar terhadap Teknologi HJT

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 12 Juni 2026 - 05:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

logo

logo

XUANCHENG, Tiongkok, 12 Juni, 2026 /PRNewswire/ — Huasun Energy, pemimpin teknologi surya heterojunction (HJT) terkemuka di dunia, menempati peringkat ke-12 dalam daftar "World’s Top GreenTech Companies 2026" yang dirilis TIME bersama Statista. Pencapaian ini menandai lompatan signifikan bagi Huasun setelah tahun lalu berada di posisi ke-34. Dalam waktu satu tahun, peringkat Huasun melesat 22 posisi sehingga menjadi perusahaan Tiongkok dengan peringkat tertinggi dalam daftar tersebut.

TIME dan Statista menyusun pemeringkatan ini dengan menilai lebih dari 8.300 perusahaan di seluruh dunia. Dari jumlah tersebut, hanya 250 perusahaan teknologi hijau yang terpilih berdasarkan kinerja lingkungan hidup, kekuatan finansial, dan kapasitas inovasi.

Konsistensi pada Teknologi HJT Berbuah Pengakuan

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

"Pengakuan tersebut membuktikan bahwa keputusan Huasun mengembangkan teknologi HJT sejak awal berdiri merupakan langkah yang tepat," ujar Chairman, Huasun Energy, Dr. Xiaohua (Jimmy) Xu. "Langkah tersebut bukanlah pilihan yang paling mudah. Namun, kami percaya, teknologi ini akan menentukan masa depan industri tenaga surya. Selama bertahun-tahun, kami terus memperkuat kemampuan riset dan pengembangan, memperluas portofolio paten, serta mengubah berbagai terobosan teknologi menjadi produk yang kini dipercaya pelanggan di seluruh dunia," ujar Xu.

Saat ini, modul HJT buatan Huasun mencatat kinerja unggul dalam efisiensi sel produksi massal, keandalan, dan hasil energi sepanjang masa pakai. Keunggulan tersebut lahir berkat pengembangan teknologi yang konsisten, serta pengalaman rekayasa proses dan akumulasi kekayaan intelektual selama bertahun-tahun. Selain mengembangkan produk generasi terkini, Huasun juga merintis lini produksi percontohan sel tandem HJT-perovskite berkapasitas 100 MW. Inisiatif tersebut membuka jalan menuju teknologi fotovoltaik generasi baru dengan tingkat efisiensi yang lebih tinggi. Huasun juga tengah mengembangkan teknologi surya HJT untuk kebutuhan antariksa, serta menjajaki integrasi tenaga surya dengan infrastruktur komputasi berbasis kecerdasan buatan (AI). Langkah tersebut memperkuat posisi HJT sebagai teknologi energi masa depan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari aplikasi terestrial hingga sektor-sektor baru yang membutuhkan pasokan energi besar.

Ekspansi Global yang Didukung Kepercayaan Pasar

Dalam waktu kurang dari enam tahun, Huasun telah mengirimkan lebih dari 16 GW modul HJT ke berbagai proyek di lebih dari 80 negara dan wilayah. Teknologi HJT menawarkan sejumlah keunggulan, mulai dari tingkat bifaciality yang tinggi, koefisien suhu yang rendah, hingga jejak karbon yang lebih kecil. Kombinasi tersebut membuat teknologi ini semakin dipercaya oleh pengembang proyek, kontraktor EPC, dan investor sektor energi di berbagai belahan dunia.

Tentang Huasun Energy

Huasun Energy berdiri pada Juli 2020 dan kini menjadi salah satu pemimpin global dalam produksi sel surya dan modul HJT. Huasun telah mengirimkan lebih dari 16 GW produk ke lebih dari 80 negara dan wilayah. Sejak awal berdiri, Huasun berkomitmen mengembangkan satu jalur teknologi, yakni HJT, guna memperluas akses energi bersih melalui inovasi berkelanjutan pada teknologi HJT, sel tandem, dan berbagai teknologi surya generasi berikutnya. Informasi selengkapnya: www.huasunsolar.com

Berita Terkait

FXT Raih Nominasi Resmi Finance Magnates Awards 2026 Kategori Broker of the Year, Most Innovative Broker, Most Trusted Broker, dan Best Overall Broker
ANTA Sports Rampungkan Akuisisi 29,06% Saham PUMA dan Jadi Pemegang Saham Terbesar
NCCN Menyoroti Kolaborasi untuk Meningkatkan Hasil Penanganan Kanker Global dalam Pertemuan di Amerika Utara dan Asia
Daya Listrik Jadi Tantangan Berikutnya untuk Infrastruktur AI: DIGITIMES Bahas Peralihan Menuju Pusat Data 800VDC
Grand Finale di Vietnam: Sungrow Master 2026 Tingkatkan Standar Keahlian Teknis dalam Bidang Tenaga Surya
Nestlé dan NBA mengumumkan kemitraan pemasaran internasional jangka panjang
V-Key Umumkan Investasi Strategis Mayoritas di CloudsineAI untuk Memperkuat Keselamatan dan Keamanan AI dalam Ekonomi AI
Daftar Perempuan Paling Berpengaruh di Asia 2026 Versi Fortune Mengungkapkan Pergeseran Lanskap Kekuatan Bisnis Seiring Sektor Teknologi dan Keuangan Jadi yang Terdepan

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 03:42 WIB

FXT Raih Nominasi Resmi Finance Magnates Awards 2026 Kategori Broker of the Year, Most Innovative Broker, Most Trusted Broker, dan Best Overall Broker

Kamis, 8 Oktober 2026 - 03:02 WIB

ANTA Sports Rampungkan Akuisisi 29,06% Saham PUMA dan Jadi Pemegang Saham Terbesar

Kamis, 8 Oktober 2026 - 02:06 WIB

NCCN Menyoroti Kolaborasi untuk Meningkatkan Hasil Penanganan Kanker Global dalam Pertemuan di Amerika Utara dan Asia

Kamis, 8 Oktober 2026 - 02:00 WIB

Daya Listrik Jadi Tantangan Berikutnya untuk Infrastruktur AI: DIGITIMES Bahas Peralihan Menuju Pusat Data 800VDC

Kamis, 8 Oktober 2026 - 01:43 WIB

Grand Finale di Vietnam: Sungrow Master 2026 Tingkatkan Standar Keahlian Teknis dalam Bidang Tenaga Surya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:03 WIB

V-Key Umumkan Investasi Strategis Mayoritas di CloudsineAI untuk Memperkuat Keselamatan dan Keamanan AI dalam Ekonomi AI

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:01 WIB

Daftar Perempuan Paling Berpengaruh di Asia 2026 Versi Fortune Mengungkapkan Pergeseran Lanskap Kekuatan Bisnis Seiring Sektor Teknologi dan Keuangan Jadi yang Terdepan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 10:55 WIB

Platform Asia Pasifik Baru VXA Hadirkan Pemerintah, Pelaku Dunia Usaha, dan Pemimpin Teknologi di Singapura untuk Membahas Konvergensi AI, Robotika, dan Keamanan Siber

Berita Terbaru