AstraZeneca dan Roche Diagnostics Asia Pacific Pacific Perkuat Pengembangan Patologi Digital Berbasis AI untuk Kanker Payudara dan Paru

Avatar photo

- Pewarta

Rabu, 20 Mei 2026 - 05:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SINGAPURA, 20 Mei 2026 /PRNewswire/ — AstraZeneca dan Roche Diagnostics Asia Pacific menandatangani nota kesepahaman (MoU) selama tiga tahun untuk mempercepat pengembangan keahlian patologi digital dan meningkatkan kualitas layanan kanker di sembilan negara di Asia. Sebagai inisiatif pertama di Asia, kolaborasi ini mempercepat adopsi teknologi patologi digital dan komputasional berbasis AI untuk kanker payudara dan paru-paru melalui program edukasi dan pelatihan, serta meningkatkan pengujian penanda biologis (biomarker) kedua jenis penyakit tersebut.

Left to right: Eldana Sauran, Arun Krishna, Lance Little and Christopher Chiam (Source: AstraZeneca)
Left to right: Eldana Sauran, Arun Krishna, Lance Little and Christopher Chiam (Source: AstraZeneca)

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Secara global, hampir separuh kasus kanker payudara[1] dan lebih dari 60% diagnosis baru[2] kanker paru terjadi di Asia. Pada kanker payudara, hampir separuh perempuan Asia memiliki tingkat HER2[3] yang rendah. Sementara itu, biomarker TROP2 ditemukan pada 82-90% kasus kanker paru non-sel kecil (non-small cell lung cancer/NSCLC)[4]. Kondisi ini menunjukkan pentingnya pengujian biomarker yang presisi untukmenentukan terapi yang paling tepat bagi pasien. Penilaian TROP2 berbasis AI juga dapat mengidentifikasi pasien yang berpotensi memberikan respons lebih baik terhadap terapi antibody drug conjugate.

Kolaborasi ini bertujuan membantu mengatasikesenjangan antara pengetahuan dan penggunaan teknologi patologi berbasis AI di Asia. Saat ini, hanya 17% tenaga medis yang mengaku sangat memahami teknologi patologi digital, sementara penggunaan tes patologi komputasional di fasilitas klinis masih tergolong rendah.[5] Sementara itu, di Filipina sendiri, sebanyak 60% dokter onkologi melaporkan bahwa keterbatasan akses sarana pengujian biomarker menjadi kendala.[6]

"Sistem layanan kesehatan yang kuat menjadi bagian penting dari upaya AstraZeneca dalam meningkatkan layanan kanker di Asia," ujar Arun Krishna, Area Vice President, Asia, AstraZeneca. "Melalui kolaborasi dengan Roche Diagnostics Asia Pacific, kami turut berperan aktif dalam mengatasi kesenjangan layanan diagnostik yang masih terjadi di berbagai negara di kawasan tersebut. Dengan memperluas program edukasi dan pemanfaatan patologi berbasis AI, AstraZeneca mendorong integrasi diagnostik presisi dalam penanganan pasien, sehingga akan semakin banyak pasien yang memperoleh diagnosis dan terapi yang tepat sejak tahap awal."

Patologi berbasis AI dapat membantu menstandardisasi proses diagnosis, mengurangi subjektivitas, dan meningkatkan akurasi hasil pemeriksaan. Sejumlah studi menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi AI untuk mendukung tenaga medis dapat[7]:

  • Meningkatkan akurasi diagnosis hingga 5%, memangkas waktu analisis kasus penyakit hingga 36%.
  • Meningkatkan konsistensi interpretasi diagnosis hingga 15% dengan membantu mengurangi beban kerja dan bias subjektif manusia.
  • Memperluas akses terapi berbasis target dengan melakukan reklasifikasi 24% kasus yang sebelumnya dikategorikan HER2-negatif menjadi HER2-rendah.
  • Mendukung identifikasi pasien yang lebih presisi melalui teknologi diagnostik pendamping (companion diagnostic) berbasis AI pertama untuk TROP2.[8]

Ketika menjalani terapi yang tepat, pasien memperoleh manfaat klinis seperti peningkatan tingkat respons, memperpanjang kelangsungan hidup tanpa progresi penyakit (progression-free survival/PFS), [9] serta penggunaan sumber daya layanan kesehatan yang lebih optimal.

"Diagnosis yang cepat dan akurat merupakan fondasi utama dalam layanan kanker yang efektif. Di Asia Pasifik, kesenjangan akses terhadap diagnostik berbasis AI memengaruhi hasil pengobatan pasien," kata Lance Little, Head of Region, Roche Diagnostics Asia Pacific. "Melalui kolaborasi ini, kami memperkuat kapabilitas diagnostik dan mempercepat adopsi patologi digital di berbagai sistem layanan kesehatan. Langkah ini diharapkan dapat menghadirkan diagnosis yang lebih konsisten dan andal sekaligus meningkatkan standar layanan bagi pasien kanker paru dan kanker payudara,"jelasnya.

Kolaborasi ini berlangsung di Singapura, Taiwan, Korea Selatan, Thailand, Malaysia, India, Indonesia, Vietnam, dan Filipina melalui berbagai program edukasi dan pelatihan yang disesuaikan dengan kebutuhan sistem layanan kesehatan di masing-masing negara. Inisiatif tersebut turut mendukung percepatan integrasi patologi komputasional berbasis AI dalam alur kerja diagnostik.

Disusun dan didanai AstraZeneca, rilis berita ini menyampaikan informasi, bukan sarana promosi.

Z2-7573 | DOP: Mei 2026

Referensi:

1.  Mengxia Fu, et al. The Breast, Volume 79, 2025.

2.  Chiu, Chao-Hua et al. eClinicalMedicine, Volume 74, 10270

3.  Yang, C., et al. (2025). Therapeutic advances in medical oncology, 17, 17588359251353083.

4.  Kuo, P., et al. (2025). PloS one, 20(4), e0321555.

5.  Aggarwal, C., et al. (2025). Diagnostics (Basel, Switzerland), 15(19), 2527.

6.  Alberto, I. et al. (2023). The Lancet regional health. Western Pacific, 32, 100667. https://doi.org/10.1016/j.lanwpc.2022.100667 

7.  Rajadurai, P. et al. (2025). Annals of Oncology. 36. S461. 10.1016/j.annonc.2025.08.1037.

8.  BioPharma Asia. 2026. Roche granted FDA Breakthrough device designation for AI-driven companion diagnostic for non-small cell lung cancer. https://biopharma-asia.com/sections/roche-granted-fda-breakthrough-device-designation-for-ai-driven-companion-diagnostic-for-non-small-cell-lung-cancer/ 

9.  Fountzilas E, et al. Genome Med. 2022 Aug 31;14(1):101.

 

Berita Terkait

V-Key Umumkan Investasi Strategis Mayoritas di CloudsineAI untuk Memperkuat Keselamatan dan Keamanan AI dalam Ekonomi AI
Daftar Perempuan Paling Berpengaruh di Asia 2026 Versi Fortune Mengungkapkan Pergeseran Lanskap Kekuatan Bisnis Seiring Sektor Teknologi dan Keuangan Jadi yang Terdepan
Platform Asia Pasifik Baru VXA Hadirkan Pemerintah, Pelaku Dunia Usaha, dan Pemimpin Teknologi di Singapura untuk Membahas Konvergensi AI, Robotika, dan Keamanan Siber
Laporan riset global terbaru Habitat for Humanity: Tiga dari empat orang mengurangi pengeluaran untuk kebutuhan pokok demi memenuhi biaya tempat tinggal
Radha Exports bermitra dengan Körber untuk mengupayakan otomatisasi canggih pergudangan di Singapura
ICP DAS Hadirkan Solusi Komunikasi Industri dan I/O yang Andal di Ajang Measurement and Control Show NEXT 2026
XTransfer Tampilkan Solusi Penagihan Lokal Asia Tenggara di CAEXPO, Dukung Perdagangan Lintasnegara
E&R Engineering Siapkan Pabrik Baru di Malaysia: Tingkatkan Kapasitas Produksi Material Kemasan Global dan Layanan Lokal

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:03 WIB

V-Key Umumkan Investasi Strategis Mayoritas di CloudsineAI untuk Memperkuat Keselamatan dan Keamanan AI dalam Ekonomi AI

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:01 WIB

Daftar Perempuan Paling Berpengaruh di Asia 2026 Versi Fortune Mengungkapkan Pergeseran Lanskap Kekuatan Bisnis Seiring Sektor Teknologi dan Keuangan Jadi yang Terdepan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 10:55 WIB

Platform Asia Pasifik Baru VXA Hadirkan Pemerintah, Pelaku Dunia Usaha, dan Pemimpin Teknologi di Singapura untuk Membahas Konvergensi AI, Robotika, dan Keamanan Siber

Selasa, 6 Oktober 2026 - 10:05 WIB

Laporan riset global terbaru Habitat for Humanity: Tiga dari empat orang mengurangi pengeluaran untuk kebutuhan pokok demi memenuhi biaya tempat tinggal

Selasa, 6 Oktober 2026 - 03:32 WIB

Radha Exports bermitra dengan Körber untuk mengupayakan otomatisasi canggih pergudangan di Singapura

Senin, 5 Oktober 2026 - 23:40 WIB

XTransfer Tampilkan Solusi Penagihan Lokal Asia Tenggara di CAEXPO, Dukung Perdagangan Lintasnegara

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:53 WIB

E&R Engineering Siapkan Pabrik Baru di Malaysia: Tingkatkan Kapasitas Produksi Material Kemasan Global dan Layanan Lokal

Senin, 5 Oktober 2026 - 05:31 WIB

Blokees Gelar Debut Lebih dari 90 Produk Baru di Ajang Wonder Festival Shanghai 2026

Berita Terbaru